E-mail hoax adalah e-mail2 berisi informasi / ajakan yang sangat menggiurkan / menguntungkan. Namun ujung2-nya berisi kebohongan. Gak sedikit yang menjebak sehingga tanpa sadar kita mengeluarkan uang.
Walau komputer kita sudah dilengkapi proteksi yang canggih sekalipun, mereka bisa saja dengan mudah masuk dalam Inbox kita. Kadang menjengkelkan karena menuh-menuhin Inbox. Gak jarang justru menyesatkan dan malah ngejebak. PC World's Magazine telah menghimpun 7 e-mail hoax "terfavorit" di mana hingga hari ini masih saja ada orang yang terjebak dengan tipuan2 e-mail itu :
1. RAISE BONSAI KITTENS IN THE BOTTLES
Artikel ini memuat tentang orang yang berhasil menernakkan anak kucing di dalam botol. Banyak orang terjebak dan penasaran ingin tahu cara beternak binatang di dalam botol. Terlebih dikatakan bahwa teknik peternakan ini sudah sukses dilakukan di New York , China , Indonesia , dan New Zealand . Hah????
Ide e-mail hoax ini dibuat oleh mahasiswa MIT di tahun 2000. Tujuan sebenarnya hanyalah memparodikan istilah "bonsai". Utk meyakinkan publik, mereka membuat website www.bonsaikitten. com yg berisi teknik beternak anak kucing.
2. PETITION TO BAN DIHYDROGEN MONOXIDE
Tahun 1990-an awal (hingga hari ini), ada sebuah petisi yang mengajak kita untuk memerangi dihydrogen monoxide yang disinyalir sebagai bahan kimia penyebab kanker, tumor, dan menjadi kontribusi dari efek rumah kaca.
Buat Anda yang kurang paham, dihydrogen monoxide adalah nama Kimia dari "AIR".
3. POP POPCORN WITH CELL-PHONES
Ga ada microwave dan lagi pengen makan popcorn? Aktifkan ponsel Anda, dan dekatkan pada popcorn. Dijamin dalam 10 menit, popcorn langsung mekar dan matang. Versi lain malah memperlihatkan "kehebatan" elektromagnet ponsel yang mampu mematangkan telor mentah. Bayangkan jika menelepon pake ponsel lebih dari 10 menit, apa yang terjadi dengan otak Anda? Hiii.... Seram kan ?
Faktanya : gak benar tuh !!!! Ide memasak popcorn dan telor dengan ponsel didapat dari iklan yang beredar luar di youtube. Iklan itu sendiri dibuat Cardo Systems, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang headset utk celphone.
4. BILL GATES GIVES YOU MONEY
Pernah terima e-mail dari Bill Gates atau Microsoft atau teman Anda yang meminta Anda memforward e-mail. Setiap e-mail yang diforward dan diterima, kita akan memperoleh uang sebesar sekian sen. Bahkan ada yg terima US$ 1,000..!!! Wa... edan banget!!!
Faktanya : Ya, Bill Gates pernah memberi orang uang dengan meminta mereka memforward e-mail dari Microsoft. Tapi itu terjadi tahun 1990, saat Microsoft pertama kali mengoperasikan internet. Penawaran itu sudah tidak berlaku lagi. So... gak perlu capek2 kirim2 e-mail ginian lagi....!!!
5. VIRUS CAN LAUNCH NUCLEAR
Tahun 2002, Symantec menginformasikan tentang adanya virus software yang mampu membuat komputer kita mampu mengaktifkan nuklir di Pentagon. Dan berbondong2lah orang "merelakan" komputernya dijangkiti virus agar bisa meluncurkan nuklir Pentagon.
Faktanya : Bodoh banget sih...!!! Jelas2 itu bikinan virus Worm! Symantec gak pernah merilis pernyataan itu dan gak ada virus yang bisa connect langsung ke Pentagon. Ada juga komputer kita yang hancur diserbu virus Worm.
6. HELP...!! I GIVE YOU HALF OF MY MONEY...
Pernah terima e-mail dari Kementerian Nigeria , anak presiden Uganda , dan orang2 penting dari negara Afrika itu? Mereka biasanya mengirimkan surat dengan sopan, dan intinya meminta bantuan finansial kita. Atau anak presiden tersesat di negara Perancis, tidak bisa pulang, dan minta bantuan kita untuk mentransfer uang padanya. Ntar 1/2 hartanya diberikan buat kita. Jika Anda pernah mengirimkan uang pada mereka, SELAMAT...!! Anda baru saja tertipu...!! !
Faktanya: Ini adalah penipuan kelas tinggi!!! Dunia internasional mengenal penipuan ini dengan kode 419 Scams (419 adalah kode kriminal Nigeria ), dikarenakan banyaknya penipuan berasal dari Nigeria .
7. WATCH BRITNEY SPEARS NAKED!
Pernah dapat e-mail ber-attachment dan ber-subject "Watch Angelina Jolie's Lips explode!", "Watch Britney Spears Naked", "Britney Spears & Brad Pitt Naked", "Angelina Jolie sex scene", dll? Pernah buka? Kalo pernah... SELAMAT..!! Komputer Anda baru saja "hancur" dirasuki virus ganas bernama jollie.
Sumber: kaskus.us
Benarkah Malam Pertama (MP) selalu menjadi malam paling "menegangkan" bagi pengantin baru? Tak jarang anggapan tentang MP yang dimiliki calon pengantin tergolong keliru, sehingga beredar mitos-mitos di kalangan masyarakat. Munculnya mitos ini, menurut dr. Nugroho Setiawan, Sp.And, androlog dari RS. Fatmawati Jakarta, disebabkan karena minimnya pengetahuan calon pengantin, terutama tentang seks. Berikut ini adalah mitos-mitos tentang malam pertama yang sering beredar:
1. Mitos: Selalu menyakitkan.
Pikiran ini biasanya menghantui kaum perempuan, karena ia sudah lebih dulu khawatir vaginanya tak mampu menampung penis yang besar akibat ereksi. Fakta: Ini anggapan salah! Hubungan seks yang pertama kali dilakukan, tak selalu menimbulkan rasa sakit bila yang bersangkutan sudah mempelajari seksualitas sebelum menikah. Rasa sakit biasanya terjadi karena respon seksual belum terjadi secara sempurna padanya. Vagina masih terlalu kencang, sehingga belum siap menerima penetrasi. Ketika ada rangsangan, respon seksual akan muncul berupa ereksi pada pria, dan pada perempuan terjadi perlendiran serta pelunakan vagina. Bila vagina belum melunak tapi sudah dipenetrasi, akan timbul rasa sakit pada perempuan. Inilah yang menimbulkan rasa trauma. Selain itu, pemaksaan seperti ini bisa membuat mulut rahim pecah.
2. Mitos: Penentu Keberhasilan.
MP sering dianggap sebagai penentu keberhasilan dalam berhubungan seks selanjutnya. Ketika timbul kekecewaan, misalnya karena pengalaman buruk saat MP, biasanya memang memengaruhi perasaan saat hubungan seks berikutnya. Pengalaman buruk ini antara lain, Ejakulasi Dini (ED) atau sakit yang dialami perempuan saat penetrasi. Bisa jadi, pengalaman ini akan kembali terbayang saat berhubungan seks berikutnya, sama halnya bila ternyata hubungan seks pertama itu berjalan menyenangkan. Fakta: MP bukanlah penentu keberhasian dalam hubungan seks selanjutnya.
3. Mitos: ED selalu terjadi saat MP.
Fakta: ED tidak selalu terjadi saat MP Menurut Nugroho, ED terjadi akibat gairah yang terlalu tinggi dan foreplay yang kurang. Padahal sebetulnya, gairah ini bisa dikendalikan. Bila pengetahuan seksualitas yang dimiliki suami tidak memadai, ED bisa saja terjadi. Ini wajar terjadi, dan bukan pertanda buruk.
4. Mitos: Sehebat adegan film biru.
Film biru banyak memberi kesan berhubungan seks yang indah, heboh, bisa penetrasi dengan foreplay singkat, atau bahkan tanpa foreplay, dan bisa penetrasi dalam waktu lama. Fakta: Tidak selalu sehebat adegan film biru. Belajar seks dari film biru bahkan tidak dianjurkan, karena adegan yang disuguhkan tidak runut. Itu bukan pembelajaran seks yang baik. Sebab, masing-masing pihak butuh ketenangan, belaian yang tidak terburu-buru, dan penyelesaian psikologi yang baik. Apalagi, perempuan penuh dengan perasaan. Ada kalanya, sebelum berhubungan, sebagian perempuan ingin ngobrol dulu atau dibelai untuk merangsang dirinya. Perlu diketahui, respon seksual yang baik pada wanita harus lengkap, dan ini butuh waktu lama, yaitu sekitar 30 menit.
5. Mitos: Seks di film biru adalah ideal.
Fakta: Anggapan ini menyesatkan. Sebab, adegan di film biru kebanyakan hanya rekaan saja. Apalagi, bila suami menganggap ukuran penis yang ideal adalah yang besar, seperti di film biru. Kebanyakan, film biru diperankan orang-orang Barat yang notabene bertubuh tinggi besar, sehingga ukuran penisnya pun lebih besar, dibanding orang Indonesia yang posturnya kecil. Sebaiknya, sebelum menonton film biru, pengantin baru sudah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai seks. Sehingga, mereka lebih bijak menyikapi adegan yang disuguhkan, dan bisa memilah hal-hal yang baik.
6. Mitos: Penis besar, istri puas.
Tak sedikit suami yang merasa khawatir tidak bisa memuaskan istrinya karena memiliki penis kecil. Ia lalu menganggap, istrinya baru akan puas jika penis pasangannya berukuran besar. Fakta: Bukan ukuran besar kecilnya penis yang bisa memuaskan pasangan. Melainkan, kekerasan penis itu sendiri. Bila penis besar tetapi tidak bisa melakukan hubungan seks dengan baik, bukan tak mungkin justru ED terjadi.
7. Mitos: Selalu nikmat.
Sebelum menikah, banyak orang menganggap seks itu nikmat, sehingga membayangkan MP pasti akan dilewati dengan nikmat. Fakta: Apesya, tak sedikit yang kecewa. Keindahan yang dibayangkan tak terjadi karena mereka tak memahami seksualitas secara benar. Masyarakat Indonesia tergolong malas belajar secara otodidak, termasuk soal seks. Karena itulah, banyak pasangan yang frekuensi berhubungan intimnya makin lama makin berkurang. Apalagi, bila suami egois karena hanya memikirkan kenikmatannya sendiri, tidak peduli perasaan pasangan. Sedangkan istri, karena merasa sakit tiap kali penetrasi, sering mencari alasan agar tidak perlu melayani suaminya.
8. Mitos: Darah perawan.
Artinya, istri dianggap masih perawan bila saat berhubungan seks pertama kali, mengeluarkan darah dari vagina. Bila tidak, dianggap sudah tak perawan. Fakta: Mitos ini sangat menyesatkan! Anggapan ini membuat banyak istri khawatir bila tidak mengeluarkan darah saat MP, dan bisa menimbulkan kecurigaan suami. Padahal, ketika istri mendapatkan respon seksual yang sempurna, semua organ reproduksinya melentur. Sehingga, bukan tidak mungkin selaput dara (hymen) istri tetap utuh, bahkan sampai menjelang melahirkan.
9. Mitos: Tak puas = gagal.
Fakta: Idealnya, saat berhubungan seks kedua belah pihak bisa menikmati dirinya dan pasangannya. Pada kenyataannya, justru lebih banyak pasangan yang gagal berhubungan seks saat MP akibat pengetahuan seksualitas yang minim. Umumnya, mereka menikmati hubungan seks yang baik justru setelah berhari-hari mencoba, yaitu 10-14 hari. Sebetulnya, hal ini tidak boleh terjadi. Tetapi, karena orang Indonesia jarang mau belajar soal seksualitas, situasi seperti ini akhirnya dianggap wajar.
10. Mitos: Menyobek selaput dara pertanda keberhasilan.
Fakta: Ini anggapan yang salah dan tidak saling berhubungan. Belum tentu selaput dara bisa sobek saat MP. Menurut Nugroho, justru menyobek selaput dara saat MP merupakan tanda terjadinya kegagalan respon seksual pada istri. Artinya, sebetulnya istri belum terangsang sempurna saat penetrasi terjadi.
11. Mitos: Harus minum obat kuat
Fakta: Anggapan yang salah! Obat-obatan pendukung kegiatan seksual tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bila yang bersangkutan tidak memerlukannya. Jika saat MP suami sudah mengonsumsi obat ini, bisa jadi secara psikologis ia sebetulnya merasa tidak siap, atau tidak mampu melakukannya.
12. Mitos: Daging kambing meningkatkan gairah.
Fakta: Ini mitos yang sering tersiar di masyarakat! Yang benar, bukan daging kambing yang membuat gairah seks meningkat, melainkan bumbu-bumbu yang berasal dari rempah-rempah yang menyertainya ketika daging kambing itu dimasak.
Sumber: kaskus.us
Meningkatnya kasus kanker oropharyngeal dalam dua dekade terakhir, ternyata dipengaruhi oleh perubahan perilaku seksual masyarakat, khususnya perilaku seks oral.
Pernyataan itu muncul dalam konferensi yang diadakan American Association for Cancer Research, yang membahas tentang penularan virus human papilloma (HPV) dalam kasus kanker leher dan kepala. Infeksi HPV menyebabkan jumlah kejadian kanker oropharyngeal, yang meliputi tumor di tenggorokan, tonsil, dan permukaan lidah, naik sangat drastis. Padahal, studi tumor jaringan oropharyngeal pada 20 tahun lalu hanya menunjukkan infeksi HPV sebesar 20 persen.


"Ini adalah tren yang nyata. Karena itu, fakta bahwa angka kejadian kanker orophrayngeal meningkat seharusnya menjadi perhatian," kata Scott Lippman, MD dari University of Texas MD Anderson Cancer Center. Kalau dulu merokok dan alkohol dituding sebagai biang utama penyebab kanker mulut, kini penyebab terbanyak beralih pada infeksi HPV. American Cancer Society menyatakan bahwa berdasarkan diagnosis, lebih dari separuh kasus kanker oropharyngeal disebabkan virus HPV.


"Perubahan perilaku seksual dalam 20 tahun terakhir, khususnya oral seks, ikut meningkatkan kejadian kanker," kata Chief Medical Officer ACS Otis Brawley. Bukti juga menunjukkan, infeksi HPV secara oral juga meningkatkan faktor risiko kanker esophagus (kerongkongan), lanjut Brawley. Berdasarkan hal itu, menurut Lippman, kini sasaran dokter untuk menyebarkan informasi tentang kanker oropharyngeal bukan lagi orangtua dan perokok, melainkan orang muda, karyawan, juga para remaja yang belum memahami seks yang sehat. Para ahli juga sepakat bahwa oral seks bukanlah seks yang aman!
Sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2009/08/oral-seks-penyebab-kanker.html